FESTIVAL GIRSERENG, PENGUNJUNG BANJIRI WISATA PANTAI PERMATA DENGAN PERTNJUKAN LOMBA LAYANGAN HIAS DAN MASAKAN TEBALAN
- Sep 25, 2023
- Mahmud
PANTAI PERMATA - Kemeriahan FESTIVAL GIRSERENG di wisata alam pantai permata kelurahan pilang kecamatan kademangan kota probolinggo.
Kegiatan ini di laksanakan pada hari minggu pagi ( 24/9/23 ) di pantai permata pilang, ribuan pengunjung wisatawan dan warga kota probolinggo berdatangan sejak pagi hari 06.00 hingga siang hari. giat Festival Gir Sereng diadakan dan dibuka oleh Camat Kademangan Gofur Effendi. Sejumlah tampilan kesenian pun disajikan,
Sejumlah tampilan kesenian di antaranya tari GIRSERENG dan iringan musik Duk-duk Singo Wongso.Bpk Gofur menyampaikan bahwa dengan memanfaatkan lahan pantai yang begitu luas, disulap lah pantai yang terbentuk karena erupsi Gunung Bromo tahun 2010 lalu itu, menjadi dua titik lokasi pelaksanaan lomba yang menyedot animo ribuan masyarakat untuk merapat. Yaitu Festival Layang-layang Kreasi dan Festival Masak Tebalan.
Dalam moemen kegiatan Ini Rois siswanto selaku lurah pilang juga menyampaikan dalam sambutannya " festival girsereng ini tidak saja dapat melestarikan kearifan lokal namun juga merupakan promosi potensi wisata yang dapat mendatangkan kunjungan wisatawan. Itulah konsep yang coba diusung Kelurahan Pilang di festival kali ini,” katanya.
Kemeriahan ratusan layang-layang berbentuk unik, hasil dari kreativitas 100 orang peserta Lomba Layang-layang Kreasi berhasil diterbangkan di area Pantai Permata Pilang. Seperti layangan dengan model gambar Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, pesawat terbang, burung garuda, hingga kuda jantan, berlenggak lenggok di udara.
“Sesuai dengan tema yang diusung, yakni HadiPro ke-664,” ujar salah satu Dewan Juri M. Abdu Adda’i Ilal Haq sambil sesekali memantau pergerakan layang-layang di udara.
dalam ketentuan lomba ini, dari ratusan layang-layang yang diadu itu hanya akan diambil 3 juara terbaik saja dan 1 juara favorit. “Juara satu, dua, tiga dan favorit. Dengan memperebutkan total hadiah jutaan rupiah,” katanya.
Adapun keriteria penilaian untuk lomba ini dilihat dari kreasi bentuk dan desain yang dibuat, keindahan komposisi dan mampu melayang tenang di udara selama 3 menit. “Misal layang-layang jatuh, ini boleh diterbangkan lagi, tapi durasi tetep jalan. Lha kalau lebih dari tiga menit si layang-layang masih belum bisa diterbangkan, ini yang nggak dapet penilaian tim juri,” terangnya.
Selain lomba layang layang hias juga di gelar Lomba Masak Tebalan, yang diikuti oleh 20 orang peserta PKK RT se-Kelurahan Pilang, ide lomba tebalan ini berasal dari aktivitas warga yang biasa mencari kerang tebalan di pesisir Pantai Permata, yang dikenal kaya akan biota lautnya. Karena itu, Lomba Masak Tebalan ini juga bertujuan untuk mengenalkan masakan khas kuliner wisata pantai permata itu sekaligus mengangkat ekonomi masyarakat sekitar.
Peserta lomba kreasi olahan masak Tebalan ini juga mengincar juara terbaik 1,2,3 dan favorit sebagai pemenangnya. Dengan melibatkan penilaian dari 3 orang tim juri professional dari PCPI, Pokja 3 dan Ahli Gizi Puskesmas Ketapang, kreasi peserta akan dilihat dari sisi nilai gizi yang terkandung dalam tiap porsi, penghitungan karbo dalam satu porsi tebalan yang dimasak peserta. Termasuk di dalamnya kandungan lain seperti protein hewani dan nabati serta sambal sebagai vitamin C sekaligus pelengkap kreasinya. Serta tak kalah pentingnya dari semua itu adalah tekhnik plating dan rasa dari masakan itu sendiri.
Sama halnya yang disampikan Mahmud Zain selaku ketua pokdarwis pengelola wisata pantai permata, “ Pokdarwis didukung oleh Kelurahan Pilang dan Dispopar berupaya mengelola Pantai Permata ini sehingga menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup menarik untuk pelepas penat bagi warga Kota Probolinggo dan sekitarnya,” terangnya.